Suatu hari, ada ikan dan kura-kura yang sedang bercengkerama. Tiba-tiba ikan tersebut melontarkan pertanyaan pada kura-kura, “Mengapa setiap kali menghadapi masalah kamu selalu bersembunyi dan masuk ke dalam cangkang?”
“Apakah pertanyaan itu sangat penting untuk dijawab?” kura-kura bertanya kembali.
“Semuanya yang hidup di kolam ini ingin tahu mengapa kamu selalu sembunyi saat menghadapi masalah!” jawab ikan.
“Apakah komentar dan pendapat orang lain penting untukku? Sebenarnya aku tidak pernah lari, tidak juga menghindar dari kenyataan. Aku hanya merasa menemukan suasana damai ketika berada di dalam cangkang,” jawab kura-kura panjang lebar.
“Tapi apakah kamu tidak masalah jika senantiasa dibicarakan para penghuni kolam?” ikan bertanya penasaran.
“Ini lah yang menjadikan aku bisa hidup lebih lama dan berumur panjang daripada kalian. Kalian sangat sibuk mengomentari hidup makhluk lain dan memerhatikan makhluk lainnya sampai melupakan siapa sejatinya diri kalian.
Sebenarnya dalam hidup kita sendiri lah yang akan menentukan pilihan. Tidak ada gunanya mendengarkan setiap komentar buruk orang lain selama kita sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik.
Jika ada orang yang menyukaimu, ia akan terus memujimu sekalipun tindakanmu keliru. Sebaliknya, orang yang membencimu akan fokus pada kesalahanmu sekecil apa pun sekalipun saat itu kamu bertindak benar.
Ada berapa banyak waktumu yang terbuang karena mengurusi hidupku? Bahkan, kamu seringkali lupa kapan harus beristirahat dan memerhatikan hidupmu sendiri.”
Jawaban bijaksana dari kura-kura membuat ikan merasa malu, kemudian pergi.
Pesan moral
Fokuslah pada hidup sendiri dan tidak perlu membandingkan hidupmu dengan orang lain.
Sebaik apa pun perilakumu, orang yang tidak menyukaimu akan terus mengomentari.
Sedangkan seburuk apa pun perilakumu, orang yang menyukaimu akan terus memujimu.